bencana alam

gempa bumi, tanah longsor, banjir, kebakaran hutan, angin ribut

Awan Aneh Pertanda Gempa Muncul di Langit?

awan aneh di Kobe 1995

Empat fenomena alam terjadi dalam kurun 24 jam sehingga memunculkan spekulasi mereka saling berkaitan. Fenomena pertama, awan tegak lurus siang hari di Kota Padang; kedua, gempa bumi berpusat di lepas pantai Sukabumi pukul 18.18; ketiga, bulan purnama; dan keempat, pagi ini, di Kota Yogyakarta, muncul fenomena bak awan terbelah. (lebih…)

Puting Beliung Meningkat, Kenali Cirinya

Puting beliung yang terjadi di sekitar Jakarta pada sore hari telah menyebabkan sekitar 50 pohon dan papan reklame tumbang. Kemacetan  menyeruak di berbagai jalan karena jalan tertutup pohon tumbang. Selain itu banjir dan genangan terjadi di beberapa tempat pasca hujan deras diikuti puting beliung.

Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 60-90 km/jam yang berlangsung 5-30 menit akibat adanya perbedaan tekanan sangat besar dalam area skala sangat lokal yang terjadi di bawah atau di sekitar awan Cumulonimbus (Cb). Proses terjadinya puting beliung sangat terkait erat dengan fase tumbuh awan Cb. Saat ini puting beliung sangat marak di Indonesia. (lebih…)

Kebangkitan Roh Krakatau dari Dasar Laut

Kebangkitan roh Krakatau itu awalnya dilihat oleh sekelompok nelayan pada suatu sore, 29 Juni 1927. “Dengan suara bergemuruh, gelembung-gelembung gas yang sangat besar mendadak menyembul ke permukaan laut,” tulis Simon Winchester (2003), menggambarkan kemunculan gunung baru dari bekas kaldera Krakatau, “Gelembung-gelembung itu meledak menjadi awan-awan yang menyemburkan abu dan gas belerang yang berbau busuk.” (lebih…)

Setelah Irene & Katia, Maria Akan Datang

NEWFOUNDLAND – Badai Maria diperkirakan akan mengguncang provinsi Newfoundland, Kanada, sebagai badai terdahsyat. Badai ini diprediksi terjadi angin kencang, hujan lebat, dan petir-petir dengan bahaya tingkat tinggi.

Demikian laporkan Pusat Peringatan Bencana Miami seperti diberitakan NHC, Jumat (16/9/2011).

Pemerintah Kanada sengaja memberikan peringatan dini akan isu badai tersebut, karena badai ini dikabarkan akan menyerang wilayah pesisir Newfoundland, yakni Arnolds Cove dan Brigus South, yang merupakan propinsi Kanada paling timur. (lebih…)

Andi Arief: Akan Ada Gempa 8,9 SR di Padang

JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi gempa yang cukup tinggi selama ini. Wilayah Padang diprediksi akan menghadirkan gempa yang memiliki potensi gempa sangat besar.

Hal itu diutarakan Staf Presiden bidang Penanggulangan Bencana, Andi Arif. Menurut dia, hanya tinggal menunggu waktu Padang akan mengalami gempa yang cukup besar. (lebih…)

Badai Pasir Arizona

Badai pasir yang dikenal dengan nama “Habub” menerjang kota Phoenix, negara bagian Arizona, Amerika Serikat, Selasa malam waktu setempat. Badai menyebabkan angin kencang dan memperpendek jarak pandang. Badai ini terbentuk setiap tahunnya pada musim panas. Foto:

This slideshow requires JavaScript.

(lebih…)

Korban Tsunami Jepang Tembus Angka 18.000

Delapan hari berlalu paska gempa 9,0 skala Richter dan tsunami yang meluluhlantakkan tiga wilayah setingkat provinsi di Jepang, yakni: Fukushima, Miyagi, dan Iwate. Ribuan nyawa terenggut dalam musibah ini.

Hari ini, kepolisian Jepang merilis data jumlah korban bencana sebanyak 18.000 orang, jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya yang 10.000 jiwa.

Menurut Data, sebanyak 7.197 jiwa dipastikan meninggal dunia, sementara 10.905 lainnya resmi dinyatakan hilang. Jadi, hingga pukul 09.000 waktu setempat, Sabtu 19 Maret 2011, jumlah korban mencapai 18.102 orang. (lebih…)

Gempa Jepang Karena Hunjaman Lempeng Pasifik

Gempa yang mengakibatkan tsunami di Jepang diperkirakan berasal dari proses subduksi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Subduksi adalah benturan antara lempeng samudra dengan lempeng benua. Subduksi di Jepang terjadi karena penghunjaman lempeng pasifik di bawah negara itu,” kata ahli kegempaan tektonik jurusan Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Dr. Subagyo Pramumijoyo, kepada VIVAnews.com, Jumat, 11 Maret 2011.

Dua gempa memicu tsunami yang lalu menerjang Jepang pada pukul 14.46 waktu setempat, Jumat, 11 Maret 2011. Gempa pertama berkekuatan 8,8 Skala Richter dan gempa kedua terjadi 30 menit kemudian dengan kekuatan 7,4. Tsunami menghantam sejumlah daerah di pesisir laut Jepang. (lebih…)