hukum

Insiden Cikeusik Pelanggaran Hukum Berat

Advokat senior, Adnan Buyung Nasution, menilai penyerangan terhadap pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, pada Minggu (6/2/2011), merupakan suatu pelanggaran hukum berat. Oleh karena itu, pelakunya segera diproses secara hukum. Demikian juga pejabat kepolisian yang dianggap membiarkan pelanggaran hukum itu terjadi.

“Yang membakar rumah, pemukulan, pembunuhan, pengeroyokan, itu semua pelanggaran hukum berat,” ujar Buyung dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (8/2/2011).

Dikatakan Buyung, selama ini, dalam kasus penyerangan terhadap Ahmadiyah, tidak ada tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan. Kepolisian cenderung membiarkan penyerangan terhadap Ahmadiyah yang minoritas itu. Hak-hak pengikut Ahmadiyah pun, lanjut Buyung, belum dikembalikan. (lebih…)

Kini, Cut Tari dan Luna yang Dibidik Mabes Polri

Kedua presenter Luna Maya dan Cut Tari belum bisa bernapas lega pascapembacaan vonis terhadap terpidana penyebar video porno Nazriel Irham alias vokalis Ariel “Peterpan”.  Saat ini polisi sedang memproses berkas perkara Luna dan Cut Tari.

“Penyidik masih melengkapi berkas karena masih P19 karena masih dilengkapi. Kalau sudah lengkap baru dikirim ke jaksa,” terang Kadiv Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi drs. Anton Bachrul Alam SH saat dijumpai di Mabes Polri,  Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2011).

Proses tersebut tetap berlanjut karena tak lepas dari pengakuan Cut Tari, yang telah mengakui pernah berhubungan intim dengan Ariel dalam salah satu video yang menghebohkan itu. (lebih…)

Data 151 Pasien Gayus akan Diserahkan ke KPK

Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany, mendukung upaya pemberantasan mafia pajak, yang sempat menggegerkan instansi yang dipimpinnya saat ini, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kami lebih banyak membicarakan kerja sama ke depan, kami masih membicarakan hal-hal teknis,” kata Fuad Rahmany, menjelaskan kedatangannya di Kantor KPK, Selasa, 1 Februari 2011.

Hal-hal teknis tersebut, kata dia, berkaitan dengan pengusutan daftar 151 perusahaan yang menjadi pasien Gayus Tambunan. Ia menjanjikan akan segera menyiapkan data data perusahaan tersebut untuk kepentingan penyidikan KPK. “Segera lah dalam waktu dekat, teman-teman di Ditjen Pajak juga perlu waktu menyiapkan 151 perusahaan. Satu perusahaan saja tebal, itu juga dikumpulkan dari beberapa Kanwil,” terangnya. (lebih…)

Seribu Polisi Siap Jaga Sidang Putusan Ariel

Senin, 31 Januari 2010 adalah sidang terakhir Nazriel Ilham atau Ariel Peterpan yang mengagendakan putusan Majelis Hakim atas kasus video porno yang menjeratnya.

Dengan alasan keamanan, Pengadilan Negeri Bandung akan dijaga ketat. Besok, sekitar 1.000 personil kepolisian dari Polda Jawa Barat dan Polresta Bandung dikabarkan akan berjaga-jaga di sekitar tempat sidang Ariel.

“Karena besok sidang putusan Ariel, dan mengingat sidang sebelumnya terjadi kerusuhan antara massa dengan kami (polisi), jadi dikerahkan 1.000 lebih anggota untuk mengamankan sidang besok,” ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat dihubungi VIVAnews.com, Minggu 30 Januari 2011.
(lebih…)

Gagal Hadirkan SBY, Yusril Gugat MK

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Yusril Ihza Mahendra kembali ‘berjuang’ melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, Yusril menggugat pasal yang menghambat pengajuan empat saksi yang dinilai menguntungkan.

“Keempat saksi itu ialah Megawati, Jusuf Kalla, Kwik Kian Gie dan Susilo Bambang Yudhoyono,” tulis Yusril Ihza Mahendra dalam keterangan tertulis kepada VIVAnews.com, Senin 1 November 2010. (lebih…)

Inilah Calon Pengganti Hendarman

Kontroversi mengenai siapa sosok jaksa agung yang paling tepat menggantikan Hendarman Supandji kembali bergulir. Hal itu terasa lebih setelah Mahkamah Konstitusi atau MK mengabulkan sebagian gugatan Yusril Ihza Mahendra terhadap jabatan Jaksa Agung Hendarman Supandji, Rabu (22/9/2010). Dengan putusan MK ini, sejak pukul 14.35, Hendarman tak sah lagi menjabat sebagai Jaksa Agung. (lebih…)