iptek

ilmu pengetahuan dan teknologi

Remaja AS Temukan ‘Senjata Death Ray’

Dulu, ilmuwan besar AS yang sempat menjadi asisten Thomas Alva Edison, Nikola Tesla, sempat mengajukan konsep senjata Death Ray yang sangat mematikan.

Namun, hingga Tesla meninggal, belum ada yang benar-benar menemukan prototipe Death Ray besutan Tesla, yang diklaim mampu menghancurkan obyek musuh dari jarak yang sangat jauh, tanpa bekas.

Seperti dilansir DailyMail, belum lama ini seorang remaja asal AS berhasil membuat sebuah senjata Death Ray dalam skala yang lebih kecil. Eric Jacqmain, pemuda 19 tahun asal Indiana AS, berhasil membuat sebuah alat yang ia namakan ‘Solar Death Ray 5800′. (lebih…)

Jubah Tembus Pandang Segera Terwujud

Jubah tembus pandang, seperti yang dipakai Harry Potter, sebentar lagi jadi kenyataan. Jubah baru ini bisa membuat objek yang ditutupinya tak terlihat oleh mata.

Jubah dibuat dari dua potong kristal kalsit, mineral berwarna putih atau tak berwarna yang biasa terdapat dalam batu gamping. Kedua potong kristal tersebut ditempel dengan aturan tertentu.

Kalsit sangat bersifat anisotropik, sifat yang membuat cahaya yang datang akan diteruskan ke sudut yang berbeda dari cahaya yang masuk dari sisi lain. Dengan menggunakan dua kalsit, para peneliti dapat membelokkan cahaya di sekitar objek padat yang diletakkan di antara kristal. (lebih…)

Ramalan Thomas Alva Edison Seputar 2011

Siapa tak kenal Thomas Alva Edison. Inovator besar AS ini adalah orang yang menemukan kamera, bohlam lampu, dan pembangkit listrik arus searah.

Pada 1911 Edison sempat diwawancarai oleh Miami Metropolis, dan diminta memprediksi bagaimana kondisi 100 tahun ke depan, yakni pada tahun 2011.

Seperti dikutip oleh Washington Post, Edison mengatakan bahwa di tahun 2011 tenaga listrik akan menggantikan tenaga uap untuk menggerakan kereta api. Selain itu, ia juga memprediksi bahwa penerbangan udara akan menjadi moda transportasi sehari-hari.

Hal lainnya, Edison juga mengatakan bahwa baja akan semakin murah dan ini membuatnya akan menjadi bahan baku yang jamak bagi konstruksi bangunan. Semua hal yang ia ramalkan tadi, kini memang telah terbukti.

(lebih…)

Studi: Cadangan Minyak Habis 90 Tahun Lagi

Sebuah studi mengatakan cadangan minyak secara global akan habis dalam waktu 90 tahun ke depan. Ironisnya, ketika waktu itu datang teknologi pengganti sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui itu diperkirakan belum siap.

Teori studi yang dilakukan oleh UC Davis, kampus baru di California-AS, berdasarkan pada perkiraan harga saham akan jatuh mendekati waktu tersebut. (lebih…)

NASA Kembangkan Pesawat Hipersonik

NASA berencana menganggarkan US$5 juta atau sekitar Rp44 miliar per tahun dalam jangka tiga tahun ke depan untuk mengembangkan kendaraan hipersonik yang bisa terbang hingga 5 kali kecepatan suara.

Jika pesawat tersebut digunakan di penerbangan komersial, maka ia tak lagi perlu 21 jam untuk menempuh perjalanan antara New York dan Sydney. Cukup 2 jam saja. Selain itu kabarnya, teknologi tersebut nantinya akan bisa diimplementasikan pada pesawat komersil. (lebih…)

Air Force One, Burung Besi Tunggangan Obama

Hari ini Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya tiba di Indonesia. Dari India, bersama istrinya, Michelle, Obama berangkat dengan pesawat kenegaraannya, Air Force One, langsung menuju Jakarta. Sebenarnya, apa itu Air Force One?

Air Force One merupakan sebutan resmi para petugas air traffic control untuk pesawat milik angkatan udara Amerika Serikat yang mengangkut presiden AS. Asalkan ada presiden AS di dalamnya, setiap pesawat manapun bisa dipanggil dengan sebutan Air Force One. (lebih…)

Isi Otak Anda Bisa Disimpan dalam Hard Disk

Lupa, sudah jadi ‘penyakit’ manusia. Apalagi jika usia menua, kemampuan otak untuk merekam memori makin lemah.

Namun, tak perlu khawatir. Ilmuwan terkemuka, Raymond Kurzweil (62) mengatakan kelak kita akan bisa mem-back up otak manusia, termasuk segala memori yang ada di dalamnya.

Tak perlu menunggu lama untuk mewujudkan hal itu. “Saya sangat yakin bahwa dalam waktu 20 tahun kita akan bisa memiliki ribuan mesin komputer nanorobot di dalam darah,” kata Kurzweil di depan 500 undangan dalam acara ‘Future Talk‘ di Wina, Austria, seperti dimuat Daily Mail, Kamis 21 Oktober 2010.  (lebih…)