kriminal

kejahatan

Aksi Pembunuh Berantai Itu Terekam CCTV

Stephen Griffiths, mahasiswa doktoral di bidang kriminologi pembunuhan, dipastikan menjadi tersangka pembunuhan berantai sejumlah pekerja seks komersial di Bradford, Inggris. Polisi memegang rekaman CCTV yang memperlihatkan kebengisan pria 40 tahun yang masih lajang ini.

Kamera CCTV di koridor apartemennya memperlihatkan Griffiths dengan dingin membantai Suzanne Blamires (36 tahun) dengan krosbow dan pisau. Awalnya pria ini tak menyadari aksinya menembakkan krosbow itu terekam CCTV. Setelah sadar, Griffiths dengan tenang melihat ke kamera dan mengacungkan jari tengahnya.

Rekaman CCTV ini seharusnya ditontonkan di pengadilan, namun karena Griffiths mengakui pembunuhan itu, rekaman tak pernah diputar secara resmi. Namun Daily Mail mendapatkan foto dari rekaman itu. (lebih…)

Polri: Ada Benang Merah Kasus CIMB & Teroris

Kepolisian menemukan keterkaitan  kejadian perampokan CIMB Niaga Medan, penyerangan Polsek Hamparan Perak, penemuan senjata api di rumah kosong di Belawan Medan dengan pengerebekan di perkebunan sawit Dolok Masihul.

“Secara scientific ditemukan benang merah dari kejadian-kejadian tersebut,” demikian disampaikan Divisi Humas Polri dalam rilis yang diterima VIVAnews, Selasa 5 Oktober 2010. (lebih…)

Bentrok Sidang Blowfish, Tiga Orang Tewas

Aksi kekerasan tiba-tiba merebak di gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jalan Ampera Raya, Jakarta. Rabu siang, 29 September 2010, di gedung tempat orang mencari keadilan itu terjadi bentrok antar dua kelompok massa.

Korbannya tak sedikit. Delapan orang luka-luka dan tiga orang dipastikan tewas. Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan Komisaris Nurdi Satriaji membeberkan korban tewas bernama Agustinus Romazona, kelahiran tahun 1961. Pria ini warga Kramatjati, Jakarta Timur. (lebih…)

Satu dari 3 Polisi Tewas Ditembak 5 Kali

Penyerbuan Markas Kepolisian Resor Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (22/9/2010) pukul 12.00-00.30, berlangsung brutal.

Mereka menembaki tiga polisi yang sedang berjaga hingga tewas. Ketiganya adalah Bripda Riswandi, Aipda Tejo Sutejo, dan Aiptu Baik Sinulingga.

Luka tembak pada jenazah Bripda Riswandi menunjukkan, dia ditembak lima kali, sedangkan Aipda Tejo Sutejo mengalami satu luka tembak, dan Aiptu Baik Sinulingga ditembak tiga kali. (lebih…)