Polri umumkan identitas jenazah teroris

Jatidiri pria yang tewas dalam penggerebekan di Temanggung akan terungkap hari ini, Rabu, 12 Agustus, pagi. Jenazah itu bukan Noordin M Top melainkan Ibrohim, penata bunga Cynthia Florist. Ditemui di kantornya, Mabes Polri Jl. Trunojoyo I, Jaksel, Senin (11/8) sore, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna hanya berucap, “tunggu besok (hari ini-red).” Sumber Pos Kota di Mabes Polri menyebutkan petugas Puslabfor telah memeriksa jenazah tersebut lalu membandingkannya dengan data keluarga Ibrohim di Kuningan. Jejak bapak empat anak itu terus diburu polisi hingga terlacak berada di Cilacap, Jateng. Sebelum penggerebekan di Temanggung, pria yang disebut-sebut pernah bermalam di Jatiasih ini menghubungi temannya. Raibnya Ibrohim sesaat setelah ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, pada 17 Juli, tak hanya merepotkan polisi. Istrinya, Sucihani, terus menunggu kabar pria yang pernah tinggal di Cililitan ini. Apalagi, sekitar Pk. 07:00, beberapa menit sebelum ledakan, suaminya menelepon menanyakan kabar anak-anaknya di hari pertama sekolah. Rohmah, tetangga Keluarga Ibrohim di RT 28/10 Kampung Caringin, Desa Sampora, Kec. Cilimus, Kab. Kuningan, Jabar, mengaku mendengar tangis Sucihani pada sore danmalam hari. Padahal, biasanya guru SDIT Al Mutazam, Desa Maniskidul, Kec. Jalaksana, Kuningan, itu selalu berupaya tegar. Kalaupun menangis hanya air matanya saja yang keluar tapi kali ini terdengar suaranya meski sangat pelan,” katanya. “Saya tak tahu kenapa. Jangan-jangan suaminya itu yang mati ditembak polisi.” Selain Ibrohim, satu nama sempat mencuat ke permukaan; Reno alias tedi alias Mobarok. Pria ini disebut-sebut sebagai peracik bom handal anak didik langsung DR Azahari yang tewas ditembak polisi di Batu, Malang, 2006.

BUKAN NOORDIN M TOP

Kantor Berita Malaysia, Bernama, menulis sumber di kepolisian yang mengatakan telah tes forensik yang terdiri dari 12 kriteria pengujian, di antaranya pemeriksaan rambut, sidik jari dan DNA. Selain itu, diperiksa juga adanya bekas luka di alis kiri. Pemeriksaan tersebut selesai Senin (10/8) sekitar Pk 10:00. Hasil pemeriksaan menunjukkan ketidakcocokan antara sampelo yang diambil dari pria yang tewas di Temanggung dengan sampel darah yang diambil dari anak Noordin di Riau. Sumber Pos Kota di kepolisian juga menyebutkan dua jenazah yang sudah pasti identiotasnya adalah Air Setyawan dan Eko Joko Sarjono alias Eko Peyang. Kepastian itu didapat setelah mencocokan data fisik dan sidik jari dalam ijazah SMA yang diserahkan orangtua keduanya. Ketua FPPP DPR Lukman Hakim Saifuddin justru menyoroti langkah polisi yang berlebihan. Katanya, dengan publikasi berlebihan, polisi justru terbebani. “Polisi mungkin harus belajar dari Kopassus, diam-diam tapi pasti, seperti saat pembebasan pembajakan pesawat Garuda di Thailand,” katanya. “Dalam hitungan menit. Nggak ramai-ramai sampai 17 jam hasilnyamaksimal, apalagi kalau ternyata itu bukan target utama.”

BOM DI GARUT

Gagal membekuk Noordin M Top dalam dua penggerebekan di Temanggung dan Jatiasih, polisi terus memburu pria Malaysia yang mejadi dalang peledakan di Indonesia sejak 2002. Tim Densus 88 Anti-teror menggedah rumah kontrakan milik Aisyah, 60, di Kampung Lembang RT 06/02Leles, Kab. Garut, Jabar. Pengintaian dan pengepungan dilakukan sejak sore hingga sekitar Pk. 01:00. Petugas mendobrak rumah tersebut lalu menggeledahnya. Dari rumah itu, didapat benda serupa bom berbentuk dua pipa dengan lilitan kabel. Menurut Imamudin, Kepala Desa Kampung Lembang, pada Oktober 2008 rumah itu dikontrak Imet dan Heri. Kedua pemuda itu membuat dompet di rumah tersebut. “Rumah itu kosong delapan bulan,” katanya. (edi/yopi/adin/yanto/saban/dono/untung/yopi/yp) sumber : http://www.poskota.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s