Twitter berusaha mencari uang

twitter

BEROPERASI sejak Agustus 2006, situs micro-blogging populer Twitter pada pekan ini mulai mencari uang. Melihat jumlah penggunanya semakin bertambah,pengelola Twitter,yakni Twitter Inc,mulai menerima pemasangan iklan untuk menuai pendapatan.

Para analis menilai,Twitter merupakan media pemasangan iklan potensial karena Twitter digunakan sangat banyak orang.Firma riset pemasaran comScore Inc memperkirakan, Twitterpada saat ini sudah digunakan lebih dari 45 juta orang pada setiap bulan. Hingga saat ini, jumlah pasti pengguna Twitterdi dunia memang tidak diketahui.Penyebabnya, pengelola Twitter, memang belum pernah merilis angka pasti jumlah pengguna Twitter di dunia.

Namun begitu, firma riset media The Nielsen Co meyakini,sekitar 10% pengguna internet di dunia pada saat ini sudah menggunakan Twitter. Menegaskan kesahihan hasil survei Nielsen tersebut, firma pemasaran online HubSpot Inc mengungkapkan, Twitter merupakan satu-satunya layanan online di dunia yang jumlah penggunanya terus bertambah antara 5.000 hingga 10.000 pengguna baru per hari. “Ini angka yang sangat fantastis. Twitter tidak hanya menjadi topik pembicaraan yang paling banyak dibahas, tetapi pengguna Twitter juga terus bertambah.

Alhasil, Twitter pun menjadi standar baru dalam komunikasi,” papar HubSpot. Pertumbuhan pesat jumlah pengguna Twitter memang telah membuat banyak perusahaan internet tergiur mengakuisisi Twitter. Di antara perusahaan-perusahaan yang pernah mengincar Twitter adalah perusahaan internet terbesar di dunia Google Inc,yang mengakuisisi YouTube senilai USD1,65 miliar pada November 2006. Google dikabarkan sedang menawar Twitter senilai USD250 juta.

Dengan mengakuisisi Twitter, Google berharap mampu memperbesar porsi pendapatan iklan online yang dikuasainya. Ini pula motif yang melatarbelakangi akuisisi Google terhadap YouTube. Perusahaan lain yang berambisi mengakuisisi Twitter adalah situs jejaring sosial terbesar dunia Facebook. Dengan mengakuisisi Twitter,Facebook berharap mampu meningkatkan jumlah pengguna layanannya karena memang tidak semua pengguna Twitter menggunakan Facebook.

Namun begitu, tawaran-tawaran menggiurkan dari Google dan Facebook ditolak mentah-mentah oleh Twitter. Co-Founder Twitter Inc Biz Stone menyatakan,tujuan pembentukan Twitterpada 2006 adalah membuat perusahaan independen yang menguntungkan. “Dan, kami baru saja mulai,” ujar Stone. Karena Twitter semakin populer, para penjahat cyber pun mulai tertarik menyerang Twitter dan para penggunanya.Tanggal 6 Agustus 2009, pertama kali dalam sejarah sejak Twitter online pada 21 Maret 2006,situs Twitter tumbang.

Selama beberapa jam, pengguna Twitter di dunia tidak bisa mengakses layanan tersebut. Layanan Twittermulai tidak dapat diakses pada sekitar pukul 12.00 GMT atau sekitar pukul 19.00 WIB. Manajemen Twitter Inc mengungkapkan, layanan tersebut tidak dapat diakses karena server-server Twitter dihantam serangan cyber bertipe DDoS (Distributed Denial of Service). Serangan itu sempat melumpuhkan total Twitterselama sekitar dua jam. Memasuki jam ketiga, layanan Twitterdapat kembali hidup. Tetapi, akses layanan itu menjadi sangat lambat. Ini adalah tanda bahwa serangan DDoS tersebut masih berlangsung.

Twitter dapat diakses kembali secara normal setelah sekitar lima jam tim teknis Twitter berjuang keras menanggulangi layanan itu. Serangan DDoS yang menimpa Twitter pada 6 Agustus 2009 bukan serangan cyber pertama yang menghantam situs micro-blogging tersebut. Sejak awal 2009, Twitter tercatat sudah empat kali dihantam serangan cyber, termasuk serangan DDoS yang terjadi pada 6 Agustus 2009. Pada awal Januari 2009, penjahat menggunakan program penebak password untuk membajak kendali orang-orang ternama yang menggunakan Twitter.

Stone mengungkapkan, ada 33 buah account Twitter yang berhasil dibajak penjahat pada saat itu. Salah satunya adalah account Twitter milik Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yaitu “BarackObama.” Penjahat kemudian menulis pesan palsu di Twitter seolah pesan itu ditulis pemilik account yang sah. “Padahal, Obama tidak lagi menggunakan Twitter sejak terpilih menjadiPresiden AmerikaSerikat.Obama hanya menggunakan Twitter pada masa kampanye,”tandas Stone.

Setelah manajemen Twitter mengetahui adanya pembajakan account itu, account-account yang dibajak kemudian dikunci agar tidak disalahgunakan penjahat. Kendali (password) atas accountaccount tersebut juga diubah dan diberikan kepada pemilik yang sah. Twitter mengaku melakukan kajian sekuriti (keamanan) menyeluruh setelah peristiwa itu terjadi, untuk mencegah adanya pembajakan account-account lain. Selanjutnya, Twitter juga memperkuat sekuriti untuk mekanisme sign-in. “Kami melakukannya untuk memperkuat Twitter,”ujar Stone. Tetapi, upaya Twitter itu ternyata tidak terlalu bermanfaat. Pada Mei 2009, serangan pembajakan account kembali terjadi.(AFP/Rtr/ahmad fauzi)

sumber : koran sindo

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s