Pansus Century digiring ke konflik antarelit

Polemik antara Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengisyaratkan Panitia Khusus Hak Angket Bank Century Dewan Perwakilan Rakyat akan digiring ke pusaran konflik antarelit. Padahal rakyat menghendaki agar DPR bekerja untuk dan atas nama kepentingan penegakan hukum.

Anggota pansus harus menyadari mereka bekerja atas mandat 503 anggota DPR. Tidak boleh seorang pun dari insiator hak angket dikhianati oleh kepentingan dan agenda tersembunyi dari Pansus Angket Century.

“Saya meminta agar Pansus Angket Century tidak dijadikan panggung untuk menukar kepentingan antarelit yang memiliki masalah pada masa lalu,” kata inisiator Hak Angket Century Nasir Djamil di Jakarta, Selasa 15 Desember 2009.

Jika itu yang terjadi, dia mengatakan, Pansus telah kehilangan arah. Bahkan bisa diolok-olok masyarakat dan melukai perasaan ratusan inisiator.

Meski belum berusia sebulan, Nasir menilai pansus angket, disadari atau tidak, akan dimanfaatkan sekelompok  kekuatan di luar DPR untuk merealisasikan ambisi sesaatnya. Karenanya pansus angket tidak boleh memiliki niat buruk.

Jika sinyalemen ini benar, maka sangat membahayakan integritas para anggota Pansus yang berimbas kepada DPR secara kelembagaan. “Kami berharap Pansus mengunakan prinsip memberikan solusi dan bukan mempersulit upaya penyelesaian secara hukum,” ujar Nasir. vivanews

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s