Antasari ungkap otak pengirim sms ke Nasrudin

Persidangan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar memasuki persidangan ke-21. Antasari akan mengungkapkan hasil penelitian saksi ahli tentang pesan singkat di telepon seluler milik Nasrudin.

“Besok (hari ini) kami masih pemeriksaan hasil penelitian dari IT yang memeriksa SMS, sudah ada hasilnya,” kata salah satu kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, saat dihubungi VIVAnews, Senin 4 Januari 2010 malam.

Dia mengatakan dari hasil penelitian Tim IT diketahui bahwa memang ada SMS ancaman di telepon seluler milik Nasrudin Zulkarnaen. Tapi, SMS itu bukan dikirim oleh Antasari.

Dia menjelaskan SMS itu dikirim oleh pihak ketiga dengan menggunakan alat tertentu untuk mendeskreditkan Antasari. “Nah itu besok akan kita bongkar otak sebenarnya yang mengirim SMS itu,” kata dia. “Nanti dalam persidangan akan kita ungkapkan,” kata dia.

Dalam persidangan sebelumnya, dua ahli IT dari ITB yang diajukan oleh kubu Antasari tidak menemukan SMS ancaman di telepon seluler Nasrudin, yang dijadikan barang bukti di depan persidangan.

Menurut ahli IT, terdapat tiga kemungkinan mengapa SMS itu tidak bisa ditemukan dalam HP itu. Kemungkinan pertama memang tidak pernah ada SMS, kedua pernah ada tapi dihapus. Dan ketiga, ada SMS tapi tertimpa (pesan lain).

Menurut ahli dalam persidangan saat itu, untuk mengetahuinya, diperlukan sebuah alat yang disebut Call Detile Recorder (CDR) yang dimiliki oleh operator.

Nasrudin ditembak pada 14 Maret 2009. Dia meninggal 22 jam kemudian akibat dua peluru bersarang di kepalanya. Terbunuhnya direktur PT Putra Rajawali Banjaran ini menyeret sembilan terdakwa.

Lima di antaranya berperan sebagai eksekutor. Saat ini kelimanya sudah dituntut penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Tangerang.

Kasus pembunuhan ini juga menyeret empat nama lainnya yakni mantan Ketua KPK Antasari Azhar, mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Williardi Wizar, Bos Koran Merdeka Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lomm.

sumber : vivanews


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s