Guruh belum sebanding Megawati

Direktur “Megawati Institute” Arif Budimanta di Jakarta, Minggu (17/1), mengatakan kemampuan Guruh Soekarnoputra untuk memimpin PDI Perjuangan belum sebanding Megawati Soekarnoputri.

“Untuk menjadi Ketua Umum PDIP bukan karena faktor usia tetapi kemampuan manajerial dan figur seseorang dalam memimpin,” katanya menanggapi pencalonan Guruh Soekarnoputri menjelang Kongres PDI Perjuangan pada April 2010.

Arif menyatakan hingga kini belum ada kandidat ketua umum PDI Perjuangan memiliki kemampuan seperti dimiliki Megawati Soekarnoputri.

Kemampuan Guruh yang juga adik kandung Megawati, masih sangat jauh dan tidak sebanding dengan kakaknya.

“Guruh akan maju sebagai calon Ketua Umum PDIP sah-sah saja tetapi apakah dia memiliki kemampuan sebaik dan sehebat Megawati?” katanya mempertanyakan.

Ia menegaskan kader PDI Perjuangan di hampir semua wilayah masih menginginkan Megawati tetap menjabat ketua umum partai.

“Dari hasil musyawarah wilayah, cabang dan anak cabang PDIP, mereka tetap menginginkan Megawati untuk memimpin PDIP lima tahun ke depan,” katanya.

Di mata sebagian besar kader dan pendukung PDI Perjuangan, katanya, Megawati masih dianggap sebagai orang yang konsisten terhadap ideologi, dan memiliki karakter seorang figur.

“Megawati juga dianggap mampu mengantarkan PDIP untuk lima tahun ke depan dalam transformasi kaderisasi partai,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan Guruh Soekarnoputra mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2010-2015.

“Saya menyatakan siap dan bersedia menjadi ketua umum DPP PDIP karena merupakan panggilan jiwa dan tugas mulia dalam memimpin PDIP lima tahun mendatang guna mewujudkan cita-cita Proklamasi yang dicetuskan Presiden I RI Soekarno,” katanya di Jakarta, Sabtu (16/1)dalam acara yang diikuti ratusan simpatisan dan pendukung Guruh dari Jabodetabek dan Bandung.

Menurut Guruh, kesiapannya untuk menggantikan Megawati karena didukung secara luas dari simpatisan dan kader PDIP di berbagai daerah.

Ia mengatakan, kesediaanya maju juga didasari atas keprihatinan yang mendalam terhadap perolehan suara PDI Perjuangan yang terus merosot dari pemilu ke pemilu.

PDI Perjuangan pada Pemilu 1999 memperoleh 40 persen suara dan menjadi partai pemenang pemilu namun pada Pemilu 2004 hanya memperoleh sekitar 20 persen suara, dan merosot lagi pada Pemilu 2009 dengan hanya memperoleh sekitar 14 persen suara. sumber : warta kota

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s