Laporkan Foto Telanjang di Facebook

Beredarnya foto-foto semitelanjang bahkan foto telanjang di Facebook merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan seperti halnya makian. Hal tersebut jelas dilarang penyedia layanan Facebook melalui aturan pemakaian yang telah ditetapkannya.

Dari pengalaman selama ini, tim Facebook memang memantau konten-konten yang tampil dan akan langsung mematikan jika terbukti melanggar. Seperti kasus ditutupnya beberapa kelompok diskusi yang dianggap SARA.

Namun, dengan banyaknya konten yang masuk dan diunggah setiap hari bukan mustahil banyak yang terlewatkan. Pengguna Facebook bisa membantu membersihkan konten “sampah” ini dengan teknik standar yang biasa disebut sistem flagging. Pengguna bisa melaporkan kepada Facebook jika menemukan konten seperti itu.

“Anda dapat melaporkan foto apapun yang dirasa mengganggu menggunakan link “Report” (laporan) yang tersedia di bagian bawah foto. Facebook akan memonitor keluhan ini dan menarik foto jika perlu. Semua laporan akan dirahasiakan,” demikian pernyataan Facebook dalam panduan laporan terhadap penyalahgunaan.

Namun, tak otomatis konten-konten negatif seperti itu langsung hilang dari halaman-halaman Facebook begitu dilaporkan. Laporan-laporan tersebut akan dicatat mesin Facebook sebagai pertimbangan untuk mematikan konten yang menyalahi aturan atau tidak. Berdasar pengalaman, semakin banyak yang melaporkan, kemungkinan dimatikan semakin besar.

Tidak hanya pornografi, Facebook juga akan memblokir konten-konten mengganggu lainnya. Yakni konten-konten yang masuk kategori cabul, kekerasan, sadis, penggunaan narkoba, hinaan, dan iklan atau spam. Akun Facebook juga bisa diblok jika dianggap cabul, profil palsu, SARA, kata-kata kotor, cyberbullying, dan ancaman. Laporan ini juga bisa digunakan untuk mengklaim hak cipta atas konten yang termuat.

Untuk melaporkannya tinggal klik link “Report/Block” di bawah profil atau “Report this foto” di bagian kanan bawah foto yang tidak diinginkan. Lalu pilih alasannya, dan klik “Sumbit”. Tapi ingat, Facebook tidak akan menghapus konten hanya karena alasan tidak disukai. sumber : kompas.com

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s