Jenazah Kang Ebet Dimakamkan di Cibarunay

Puluhan warga di perumahan Jalan Mangga No 5 Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/3) sekitar pukul 12.15 menyalatkan jenazah Ebet Kadarusman di Masjid Miftahul Hidayah. Usai dishalatkan, jenazah akan langsung dimakamkan di pemakaman keluarga berlokasi di kawasan Cibarunay, Sarijadi, Bandung.

Selain pelayat, anak-anak almarhum serta cucu dari istri pertama almarhum Kang Ebet–panggilan akrab almarhum Ebet Kadarusman–Judieth William berusia 71 tahun juga ikut menyalatkan. Sejumlah pelayat baik masyarakat hingga tokoh publik seperti Bimbo, Uu Rukmana, dan Aom Kusman hadir.

Jenazah presenter dan seniman sunda Kang Ebet tiba di rumah duka, yakni di rumah keponakannya Lente Melanie di Jalan Mangga pukul 08.00.

Beberapa anak kandung Kang Ebet juga tampak di rumah duka seperti Valeri Kadarusman (49), Rani Kadarusman (47), Andre Kadarusman (46), Julia Kadarusman (44), Michail Kadarusman (40).

Sebuah tenda cokelat berukuran sekitar 10×4 meter terpasang depan rumah duka. Termasuk beberapa karangan bunga belasungkawa. Di jalan pintu masuk rumah duka juga tampak dipasangi bendera kuning.

Maestro acara televisi dan pembawa acara senior itu meninggal pada pukul 05.00 WIB setelah empat hari dirawat intensif di Ruangan HCU Kamar No 5 Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 7 Juli 1936 terserang stroke pada 2002. Sejak itulah otomatis seluruh kegiatan Kang Ebet terhenti

Seperti diberitakan, presenter kondang Ebet Kadarusman menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/3), pukul 05.00.

Ia meninggal setelah mengalami stroke dan pendarahan di otak kecil. Rencananya Almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga di Ciburani, Bandung, sore ini.

Ebet menderita stroke sejak 2002. Artis yang sangat dikenal pada era 1990-an ini sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta dan terakhir di RSHS Bandung.

Dalam delapan bulan terakhir, kondisi mantan penyiar radio di Australia ini sudah terganggu akibat stroke yang dideritanya. Dan Ahad silam, kondisinya memburuk bahkan koma.

Direktur Utama RSHS dokter H.M. Rizal Chaidar, menjelaskan Ebet mengalami stroke berulang untuk kali ketiga. Dokter tidak berencana mengoperasi Ebet melainkan hanya cara konservatif seperti pemberian obat antristoke melalui selang infus.

Pria berusia 74 tahun ini merupakan pembawa acara dan penyanyi kondang Indonesia yang pernah berkarier sebagai penyiar radio di Australia.

Berkat karya dan jasa-jasanya di bidang seni, pria Sunda yang dikenal dengan nama Kang Ebet ini pernah mendapat penghargaan doktor honoris causa dari sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia. Ia meninggalkan dua orang istri dan satu orang anak. sumber : wartakotalive.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s