Geger Video Mobil Polisi Tabrak Mahasiswa

Setelah disibukkan dengan video Ariel, Luna Maya dan Cut Tari kini polisi kembali direpotkan dengan munculnya video mobil polisi yang menabrak mahasiswa Atmajaya. Polisi pun mengincar si pengunggah video.

Peredaran video ini cepat meluas ke publik setelah diunggah ke Internet. Video ini tersebar di Facebook, Twitter, Youtube, dan juga BlackBerry Messenger.

Di video terlihat sebuah mobil patroli melesat cepat dan menabrak seorang mahasiswa hingga terpental beberapa meter. Sebagian warga yang marah, kemudian melempari mobil yang langsung melesat pergi. Belakangan diketahui, korban adalah mahasiswa Atmajaya berinisial Apr dan berasal dari Jambi.

Kebenaran video ini dikonfirmasikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar. “Kejadiannya sudah berlangsung pada 2008 lalu,” katanya kepada VIVAnews.com.

Saat itu, kata dia, sedang terjadi demonstrasi besar-besaran di sekitar Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta, untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak.

Di tengah demonstrasi, menurut versi Boy, sebagian peserta bertindak anarkis. Mereka membakar mobil Toyota Avanza berplat merah yang melintas di jalan.

Tak lama setelah pembakaran berlangsung, datanglah mobil polisi yang dikemudikan seorang anggota Polres Jakarta Barat. Mobil itu hanya ditumpangi seorang polisi yang menyetir kendaraan.

“Tiba-tiba mobil patroli dihadang. Karena khawatir dilempar bom molotov oleh orang yang menghadang, dia berusaha menghindar,” kata Boy.

Masih menurut versi Boy, saat si polisi mempercepat laju mobil patroli untuk menghindari aksi pembakaran, terjadilah kecelakaan itu. Salah satu demonstran yang ditengarai membawa bom molotov terserempet mobil.

“Saat itu posisi dia (polisi) terdesak,” kata Boy.

Setelah itu, petugas polisi yang mengemudikan mobil itu langsung menuju ke Polda Metro Jaya dan melaporkan insiden itu kepada atasannya.

“Memang setelah dicek, tidak ada korban jiwa, hanya terserempet,” kata Boy lagi.

Akan tetapi, menurut analisis Roy Suryo, video itu telah disunting sedemikian rupa. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini menyatakan kejadian yang terekam pada 24 Juni 2008 itu memang benar ada. Namun, video yang tersebar saat ini sudah diedit ulang dan tidak sepenuhnya menggambarkan peristiwa yang sebenarnya.

Ditambahkan Roy, gambar di video yang kini beredar berasal dari dua kamera dari sudut berbeda. “Cuma diedit lagi. Sekarang ini kayak dibikin film,” kata Roy Suryo, kepada VIVAnews.

Menurut Roy, proses penyuntingan juga telah menghilangkan adegan awal ketika sang mahasiswa akan melemparkan sesuatu ke arah mobil patroli polisi sebelum kemudian menabraknya.

Mabes Polri menyatakan akan mengusut penyebar video itu. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Marwoto Soeto, mempertanyakan motivasi penyebaran video itu.

“Ini bisa meresahkan masyarakat. Kita mau cari siapa sebenarnya yang menyebarkannya,” kata Marwoto. “Saya minta tolong pada masyarakat untuk tidak menyebarkan hal-hal yang membuat citra polisi makin turun.” (kd)

• VIVAnews

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s