RIM Diminta Bangun Data Center di Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring meminta agar BlackBerry mempunyai data center di Indonesia. 

Tak seperti pernyataan Kominfo sebelumnya, yang mengatakan bahwa permintaan server RIM di Indonesia sebatas himbauan, Menkominfo, menyatakan bahwa permintaan ini wajib dipenuhi. Jika tak bisa dengan himbauan, maka pemerintah akan mengirimkan peringatan, kata Tifatul.

Tak cuma RIM, Menteri juga meminta semua perusahaan telekomunikasi nasional maupun yang berjaringan nasional wajib membuat data center di Indonesia.

Hal tersebut, kata Tifatul, sesuai dengan UU No 11/2008 Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mewajibkan mereka membuat data center di Indonesia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ketiadaan data center membuat aparat tak bisa menyadap pelanggar hukum. Padahal ketika seseorang melanggar hukum, maka privasinya akan diterobos oleh penegak hukum.

“Langkah itu baru bisa diterapkan jika menggunakan operator Indonesia,” ujar Menteri kepada wartawan, di Istana Bogor Kamis 5 Agustus 2010.

Adanya pusat data di dalam nergeri, kata Tifatul, membuat negara bisa mengawasi operator telepon di luar negeri, atau bagaimana pembayaran pajaknya. “Oleh karena itu saya minta mereka (RIM) buat data center di sini,” ujarnya.

Sementara itu Tifatul menegaskan bahwa pemerintah sejak awal memang tidak berencana untuk melarang layanan BlackBerry di sini. “Itu tidak ada. Itu jelas tidak ada,” ujarnya.

• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s