Awas, Jangan Dekati Jalan Ambrol!


Warga diminta untuk tidak mendekati lokasi ambrolnya sebagian Jalan RE Martadinata. Area di sekitar jalan rusak masih sangat berpotensi mengalami kerusakan serupa.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum, Jawali Marbun, menegaskan, kekuatan dua ruas jalan yang masih utuh di samping jalan yang ambrol tersebut masih belum stabil. Masih ada indikasi terjadinya ambrol susulan pada bagian jalan yang lain. “Warga jangan panik, tapi jangan mendekat!” kata Jawali Marbun ketika dihubungi Kompas.com via telepon, Sabtu (18/9/2010).
“Jangan sekali-sekali mendekat, apalagi di bagian dekat pantai. Itu masih ada indikasi ambles juga,” tegasnya.
Imbauan tersebut sebetulnya sudah disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo saat meninjau lokasi, Jumat kemarin. Akan tetapi, warga seperti tidak memedulikan larangan tersebut.
Sejak pagi ini, puluhan warga masih mendekati bibir jalan yang ambrol. Mereka melewati pagar seng yang sudah dipasang beberapa meter dari kedua ujung jalan rusak. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pedagang makanan kecil untuk berjualan di lokasi tersebut. Beberapa pedagang juga nekat berjualan dengan menerobos garis polisi.
Untuk saat ini, masih tampak adanya pengeboran tanah di sejumlah titik di lokasi kejadian untuk meneliti kondisi tanah di bawah jalan. Tidak ada lagi petugas yang menggunakan Geophone untuk memeriksa kemungkinan adanya rongga di dalam tanah. Jawali mengatakan, mulai Senin (20/9/2010), pihaknya akan menggunakan alat georadar untuk memeriksa kondisi tanah secara lebih detail. kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s