Ayah Tertua di Dunia Berusia 94 Tahun

Meski usianya nyaris seabad, produktivitas Ramjit Raghav dalam hal menghasilkan anak belum pudar. Pria dari Haryana, India Utara itu mengklaim, di umurnya yang ke-94 ia memiliki seorang bayi.

Dengan bahagia ia merayakan kelahiran anak pertamanya, Karamjit sebagai ‘karunia Tuhan’. Jika benar, bayi mungil itu adalah anak biologisnya, Ramjit bakal mendapat predikat ‘ayah tertua di dunia’.

Dan tak cukup sampai di sini, Ramjit dan istrinya, Shakuntala Devi, yang usianya akhir 40-an, berencana mencoba lagi mendapatkan bayi tahun depan. Anak kedua.

Pria tua itu optimistis masih mampu menghasilkan anak. Ia percaya rahasia awet mudanya. Apa itu? “Tiap hari aku mengkonsumsi tiga liter susu, setengah kilo almond, dan setengah kilo ghee (mentega),” kata dia.

Ramjit yang saat muda menjadi pegulat bahkan optimistis bisa melihat bocah lelakinya tumbuh. “Saya hanya akan mati jika seekor ular hitam menggigitku dan itu masih jauh,” tuturnya.

“Kunjungi aku 10 tahun mendatang, Anda akan menemukan saya dengan penampilan yang sama.”

Meski diungkapkan dengan penuh keyakinan, sejumlah dokter meragukan klaim Raghav.

Salah satunya Dr Paramjeet Singh, kepala dokter di Rumah Sakit Kharkhoda, tempat bayi itu lahir. “Kemungkinannya kecil punya bayi di usia itu,” kata dia. Persalinan itu berjalan normal, bayi itu pun dalam kondisi sehat.

Jika klaim Ramjit benar, ia mengalahkan rekor ayah paling tua sebelumnya yang dipegang Nanu Ram Jogi, seorang petani India yang punya anak ke-21 di usianya yang ke-90 tahun pada 2007.

Ramjit sebenarnya mengklaim usianya lebih dari 100 tahun, namun data pensiun menunjukkan usianya baru 94 tahun. (art)

(Daily Mail)
• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s