April 2012, Mobil Pribadi Dilarang Pakai BBM Subsidi

Pemerintah berusaha membatasi konsumsi BBM bersubsidi ini karena anggaran subsidi sudah sering jebol dan mengurangi anggaran untuk pembangunan.

Pemerintah memastikan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan mulai diterapkan bulan April 2012 atas kendaraan pribadi.

Pemerintah berusaha membatasi konsumsi BBM bersubsidi ini karena anggaran subsidi sudah sering jebol dan mengurangi anggaran untuk pembangunan.

“Untuk 2012 ESDM menyampaikan pasti. Perhitungannya sudah mulai April, di Jawa Bali, prasarananya juga sedang disiapkan, jadi semua, kecuali yang kendaraan umum,” kata Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati, di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (22/12), seperti ditulis beritasatu.com.

Tahun ini pemerintah menunda skema pembatasan BBM bersubsidi yang mengakibatkan pemerintah harus nombok Rp 30 triliun dalam APBN 2011 hanya untuk memenuhi permintaan masyarakat akan BBM bersubsidi.
Itu berarti pembengkakan 23 persen dari alokasi subsidi untuk BBM tahun ini yang sebesar Rp 129,7 trilliun.

Tahun depan pemerintah menyisihkan subsidi BBM sebesar Rp 123,6 trilliun dan mematok kuota BBM bersubsidi sebesar 40,4 juta kiloliter, sama dengan tahun ini.

“Jadi yang penting memastikan bahwa program itu bisa dilaksanakan, karena subsidi BBM ini kan implikasinya ke fiskal kan cukup besar.

Kalau bisa ditahan sampai pada level yang sudah diputuskan di APBN, kita akan punya cukup ruang untuk pendanaan infrastruktur,” tambah Anny.

Anny menambahkan bahwa pembatasan tidak akan berdampak signifikan pada inflasi tahun depan yang ditargetkan pemerintah sebesar 5,3 persen.

“Kekhawatiran inflasi tidak terlalu signifikan, kecil sekali. Angkanya tidak sampai 0,1 persen. Kita tahu inflasi tahun ini rendah, tahun depan juga rendah,” kata Anny.

Selain itu pemerintah juga sudah menyiapkan program-program jaring pengaman sosial yang akan meminimalkan dampak pembatasan BBM subsidi ini terhadam masyarakat bawah.

“Sudah dihitung semua implikasinya dan diantispasi dampaknya di masyarakat bawah. Program-program sosial, PNPM, BOS, tetap berjalan, dan dananya lebih besar dari tahun kemarin,” ujar Anny.

Penulis: Dion Bisara/AYI beritasatu.com

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s