agama

VIDEO: “This is Mohammad” Buku Terbesar Dunia

Sebuah buku berjudul “This is Mohammad” tercatat dalam Guinness Book of Records sebagai buku terbesar di dunia.

Buku ini memang superbesar. Beratnya lebih dari 1.500 kilogram, dengan panjang 5 meter dan lebar 4 meter. Terdiri dari 420 halaman raksasa, yang masing-masing lembarnya dibuat dengan campuran kulit dan kertas berkualitas tinggi. (lebih…)

Ka’bah dari Masa ke Masa

Awalnya, Mekkah hanyalah sebuah hamparan kosong. Sejauh mata memandang pasir bergumul di tengah terik menyengat. Aliran zamzamlah yang pertama kali mengubah wilayah gersang itu menjadi sebuah komunitas kecil tempat dimulainya peradaban baru dunia Islam.

Bangunan persegi bernama Ka’bah didaulat menjadi pusat dari kota itu sekaligus pusat ibadah seluruh umat Islam. Mengunjunginya adalah salah satu dari rukun Islam, Ibadah Haji. (lebih…)

Insiden Cikeusik Pelanggaran Hukum Berat

Advokat senior, Adnan Buyung Nasution, menilai penyerangan terhadap pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, pada Minggu (6/2/2011), merupakan suatu pelanggaran hukum berat. Oleh karena itu, pelakunya segera diproses secara hukum. Demikian juga pejabat kepolisian yang dianggap membiarkan pelanggaran hukum itu terjadi.

“Yang membakar rumah, pemukulan, pembunuhan, pengeroyokan, itu semua pelanggaran hukum berat,” ujar Buyung dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (8/2/2011).

Dikatakan Buyung, selama ini, dalam kasus penyerangan terhadap Ahmadiyah, tidak ada tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan. Kepolisian cenderung membiarkan penyerangan terhadap Ahmadiyah yang minoritas itu. Hak-hak pengikut Ahmadiyah pun, lanjut Buyung, belum dikembalikan. (lebih…)

Mendung Skandal Menggelayuti Paskah

Skandal para imam paedofilia yang menguncang Gereja Katolik Roma menyelubungi perayaan Kamis Putih walau Paus Benediktus XVI tidak menyinggung hal itu secara langsung. Paus merayakan misa Kamis Putih di Gereja Santo Yohanes di Basilika Lateran Roma dan mengenang Perjamuan Terakhir Kristus dengan membasuh kaki 12 imam yang mewakili para rasul, sebagai simbol kerendahan hati. (lebih…)

Tempat bersejarah umat Islam(tiga)

Zam-zamSumur Zamzam
Ibnu Abbas meriwayatkan, Rasulullah bersabda, “Air yang terbaik yang ada di muka bumi adalah air Zamzam. Di dalamnya terdapat makanan yang menguatkandan  dan obat bagi penyakit, “(HR. ath-Thabarani, Mu’jam al-Kabir). Abu Dzar juga meriwayatkan, Rasulullah bersabda, “Air Zamzam adalah makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit,”(HR, al Bazzar). Jabir meriwayatkan,dia mendengar Rasulullah bersabda, “Air Zamzam adalah untuk segala yang diniatkan ketika meminumnya.” Imam al-Hakim di dalam al-Mustadrak menambahkan sebuah hadits marfu dari Ibnu Abbas, Jika kamu minum air Zamzam karena mengharap kesembuhan dari air itu, Allah pasti menyembuhkanmu. Jika kamu meminum air itu dengan memohon perlindungan Allah, Allah pasti melindungimu. Jika kamu minum air itu dengan tujuan agar tidak haus lagi, Allah pasti menghilangkan dahaga itu darimu.”
sumber :Atlas sejarah Nabi & Rasul

Tempat bersejarah umat Islam(dua)

Bekas Kaki IbrahimLetak Maqam Ibrahim pada masa beliau sama seperti posisinya saat ini. Demikian pula posisinya pada masa Rasulullah, Abu Bakar, dan saat terjadinya banjir hingga hanyut ke dataran rendah pada periode Umar. Umar lalu mengembalikannya ke tempat semula. Dalil yang membuktikan pendapat ini adalah apa yang disebutkan al-Hafiz Ibnu Hajar, “Tempat maqam Ibrahim pada saat ini sama seperti pada masa Rasulullah, Abu Bakar dan saat terjadi banjir hingga sempat hanyut berpindah ke dataran rendah Mekah pada periode Umar. Batu itu diangkat dan diikat pada tirai Ka’bah dan memastikan hingga Umar datang. Kemudian Umar melakukan pemeriksaan hingga memastikan tempat batu itu sebelumnya. Dia mengembalikannya ke tempat semula dan membagun sekelilingnya. Demikian Maqam Ibrahim berada di tempat itu hingga saat ini”. foto di sebelah adalah tempat telapak kaki Nabi Ibrahim.

Tempat bersejarah umat Islam(satu)

Maqam IbrahimIbnu Katsir menyebutkan tafsir firman Allah, “Di  sana terdapat tanda-tanda yang jelas.”(QS 3:97), yakni bukti-bukti bahwa Nabi Ibrahim yang membangun Ka’bah, dan Allah telah menyediakan tempat itu. Kemudian firman Allah Maqam Ibrahim, bermakna pada saat bangunan makin tinggi, Nabi Ibrahim menggunakan tempat itu sebagai pijakan guna mengangkat bebatuan fondasi dan dinding Ka’bah. Sementara itu, anaknya Ismail mengambilkan batu untuk beliau. Pada mulanya, Maqam itu menempel pada dinding Ka’bah. Namun pada pemerintahan Umar Maqam tersebut agak digeser ke arah timur dengan perkiraan bisa dilakukan thawaf di sana, dan tidak mengganggu mereka setelah shalat di sisinya setelah thawaf. Sebab Allah tidak memerintahkan kita untuk melakukan shalat di sisi Maqam Ibrahim, sebagaimana firman Allah “Dan jadikanlah Maqam Ibrahim itu tempat shalat.” (QS 2:125)

sumber : Atlas Para Nabi dan Rasul