gunung berapi

Kebangkitan Roh Krakatau dari Dasar Laut

Kebangkitan roh Krakatau itu awalnya dilihat oleh sekelompok nelayan pada suatu sore, 29 Juni 1927. “Dengan suara bergemuruh, gelembung-gelembung gas yang sangat besar mendadak menyembul ke permukaan laut,” tulis Simon Winchester (2003), menggambarkan kemunculan gunung baru dari bekas kaldera Krakatau, “Gelembung-gelembung itu meledak menjadi awan-awan yang menyemburkan abu dan gas belerang yang berbau busuk.” (lebih…)

Iklan

Gunung Api Terbesar di Dunia Akan Meletus?

Gunung berapi di Yellowstone National Park, di kawasan barat laut Wyoming, Amerika Serikat, menunjukkan tanda-tanda aktivitas yang tidak lazim.
Menurut catatan United States Geological Survey, dataran di kawasan itu telah naik dengan kecepatan tiga inci atau sekitar 7,6 sentimeter per tahun dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak mulai dicatat pada tahun 1923.

“Pertumbuhan ketinggian tersebut sangat tidak lazim karena ia terjadi di kawasan yang sedemikian luas dan pada kecepatan yang sangat tinggi,” kata Robert Smith, seorang profesor geofisika dari University of Utah, seperti diberitakan DailyMail, 9 Maret 2011. (lebih…)

Merapi Keluarkan Asap Tebal Lagi

Setelah sempat ‘tidur’ pasca letusan Oktober 2010 lalu, Gunung Merapi kembali mengeluarkan asap sulvatara. Asap membumbung sejak beberapa hari terakhir. Hujan abu juga sempat dirasakan.

Namun Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta meminta warga tidak khawatir.

“Meski asap dan hujan abu sempat dirasakan petugas pengamatan Gunung Merapi, gunung itu belum akan mengeluarkan wedhus gembel,” kata Kepala BPPTK Yogyakarta Sri Sumartini, Jumat 4 Februari 2011. (lebih…)

Jika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Hancur

Taman Nasional Yellowstone di negara bagian Wyoming, Montana, dan Idaho, Amerika Serikat berada tepat di bawah puncak salah satu gunung api terbesar di dunia, Yellowstone. Sebuah supervulkano atau gunung api super.

Para ahli mengkhawatirkan, gunung yang masih aktif ini bakal meletus. Apalagi, kaldera Yellowstone menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas sejak tahun 2004 lalu.

Apa yang terjadi jika Yellowstone meletus? Jawabannya, tragedi. Kekuatan erupsinya diperkirakan ribuan kali lebih kuat dari letusan gunung St Helena pada tahun 1980.

Yellowstone akan memuntahkan lava ke langit, sementara abunya yang panas akan mematikan tanaman dan mengubur wilayah sekitarnya hingga radius 1.000 mil atau lebih dari 1.600 kilometer. (lebih…)

Foto Terbaru Anak Krakatau Bidikan NASA

Pasca Merapi meletus dan sebelum Gunung Bromo dinyatakan ‘awas’, beberapa gunung berstatus ‘waspada’  dipantau secara serius termasuk Anak Krakatau.

Tak hanya dipantau ahli gunung Indonesia, Anak Krakatau adalah  satu dari 100 gunung berapi yang terus dipantau NASA melalui satelit Earth Observing-1 atau EO-1.

Ada dua alasan yang membuat NASA terus mengamati Anak Krakatau. Selain karena terus-menerus bererupsi, ini juga dilatarbelakangi faktor historis. (lebih…)

Pagi Ini, Awan Pekat ke Luar dari Kawah Bromo

Meski belum beranjak dari status Awas, pagi ini Gunung Bromo masih relatif tenang.

Petugas pengamatan pos pantau di Desa Ngadisari, Sikapura, Probolinggo, Ahmad Subhan mengatakan, perkembangan terakhir tremor amplitudo berkisar antara 3 sampai 5 milimeter.

“Untuk gempa vulkanik terjadi 11 kali,” kata dia saat dihubungi VIVAnews, Kamis 25 November 2010. (lebih…)

Peta Mantel Bumi Pahami Gunung Api

Sekelompok ilmuwan baru-baru ini menggagas program pemetaan mantel bumi, lapisan bumi yang terletak di antara kerak bumi dan inti bumi. Andy Nowacki, seorang ahli geofisika dari Universitas Bristol, Inggris yang terlibat dalam program pemetaan mantel tersebut mengatakan bahwa kajian tersebut sangat bermanfaat dalam memahami aktivitas gunung api dan gempa bumi.
(lebih…)

Merapi Siaga, Barak Pengungsian Siap

Status Gunung Merapi dinaikkan dari waspada ke siaga sejak pukul 18.00, petang tadi. Sebanyak enam tenda untuk pengungsian pun dikirim Tim Sar Linmas Pemprov DIY.

“Sudah kami siapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tempat pengungsian,” kata Koordinator Bantuan Operasi Sar Linmas Provinsi DIY, Amtono, Kamis, 21 Oktober 2010. “Jika kurang kami meminta bantuan kepada Provinsi.” (lebih…)